BERBUDIDAYA JAMUR TIRAM, BERKONTRIBUSI MENINGKATKAN GIZI DAN KESEHATAN KELUARGA DAN MASYARAKAT

Search on this website:

Search on this website:

P. florida

P. florida

Tahukah anda bahwa mengkonsumsi jamur tiram secara rutin dapat mencegah timbulnya berbagai jenis penyakit ? Beberapa referensi dan hasil penelitian menyebutkan bahwa jamur tiram sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi dan diabetes mellitus karena 72 % kandungan lemak pada jamur merupakan asam lemak tak jenuh serta memiliki kandungan protein 2 x lipat lebih baik dari protein asparagus, kubis dan kentang dan 4 x lipat dari kandungan protein pada wortel dan tomat.

Nah, untuk mendapatkan jamur tiram tidak perlu harus selalu membeli di pasar atau tukang sayur, anda bisa memproduksinya sendiri tinggal panen setiap hari dan bisa menjadi bahan baku bebagai jenis masakan untuk keluarga. Banyak teori budidaya jamur yang ditulis sebagai artikel dalam buku-buku yang dijual di pasaran atau bisa dengan mudah ditemukan di internet. Ada sebagian pembaca yang merasa kesulitan untuk memulai mempraktekan teori tersebut, karena ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Padahal sebenarnya budidaya jamur sangat mudah dan sederhana. Kalau hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari anda cukup membeli baglog yang sudah diisi bibit lalu disimpan di tempat terlindung, biarkan saja selama 30-35 hari, selanjutnya kita sudah bisa mulai panen dan akan diulang setiap 2 mingguan sekali.

Baglog di tempat terbuka (halaman rumah), masih berproduksi

Baglog di tempat terbuka (halaman rumah), masih berproduksi

Tempat-tempat kosong di sekitar rumah kita atau di halaman, garasi yang tidak terpakai, bisa dimanfaatkan untuk memproduksi jamur tiram dalam jumlah terbatas. Ini juga sebagai langkah awal untuk menuju kearah usaha yang komersial sambil mempraktekan teori-teori yang sudah dibaca dari buku. Kalau membuat rumah jamur khusus perlu biaya yang besar, sekitar Rp 15 juta yang untuk isi 10.000 baglog. Sekarang ini sudah banyak yang membuat rumah jamur sederhana dan biayanya lebih murah, yaitu hanya membangun atapnya saja sebagai pelindung dari hujan dan panas tanpa dinding, dibawahnya dibuat rak-rak untuk menyusun baglog secara vertikal.

Menyusun baglog secara vertikal

Menyusun baglog secara vertikal

Secara teoritis, jamur tiram hanya tumbuh baik di daerah dataran tinggi karena hawanya sejuk, suhunya rendah. Namun dengan sedikit rekayasa, membuat ruangan tempat baglog disimpan terasa lebih sejuk, tidak mustahil jamur tiram bisa berproduksi dengan baik di daerah panas seperti Jakarta, Bogor, Tanggerang, Bekasi dan di daerah sekitarnya.

Bibit F-1 P. florida

Bibit F-1 P. florida

Menurut petani jamur di daerah Lembang, Parongpong dan Cisarua, pangsa pasar jamur tiram masih terbuka lebar dan mereka masih kewalahan memenuhi permintaan pasokan. Nah, bagi anda yang ingin memanfaatkan peluang ini, ayo dimulai dari sekarang. Bagi yang masih awam sama sekali, saya bisa membantu anda memberikan masukan dan saran-saran dengan gratis alias tidak perlu bayar, kecuali jika ingin berkunjung ke lokasi tertentu, misalnya untuk studi banding atau melihat ke lokasi rumah jamur, tentu anda harus menanggung biaya transfortasi dan konsumsinya.

Bibit F-2 P. florida

Bibit F-2 P. florida

Motto : memperluas pergaulan dan hubungan untuk kebaikan dan kemaslahatan

KONSUMSI JAMUR TIRAM BERKHASIAT CEGAH BERBAGAI PENYAKIT

Search on this website:

Search on this website:

Jamur Tiram Putih

Jamur Tiram Putih

Jamur Tiram putih (Pleuratus florida) merupakan salah satu jenis jamur yang saat ini menjadi alternatif pilihan sebagai makanan sehat yang layak dikonsumsi. Disamping rasanya yang lezat bahkan mirip dengan daging ayam juga memiliki kandungan gizi yang cukup bermanfaat, sehingga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat baik sebagai bahan makanan maupun untuk tujuan pengobatan penyakit. Hal tersebut menjadikan permintaan pasar terhadap jamur tiram semakin meningkat, bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga permintaan dari luar negeri.

Saat ini petani yang membudidayakan jamur tiram masih terpusat di wilayah wilayah tertentu dan jumlahnya masih terbatas, sehingga untuk memasok kebutuhan pasar harus mendatangkan dari luar daerah. Hal ini tentunya mengakibatkan tingginya harga jual ditingkat konsumen karena harus ditambah biaya transportasi.

Disis lain di tengah krisis ekonomi dan meningkatnya jumlah PHK, usaha budidaya jamur tiram merupakan salah satu alternatif yang bisa menjadi pilihan sebagai kegiatan bisnis yang bisa menghasilkan uang. Untuk memulai usaha budidaya jamur tentu akan mengalami kesulitan apabila tidak dimulai dengan menumbuhkan minat dan belajar dari berbagai sumber serta konsultasi dengan para praktisi atau seseorang yang ahli dibidang perjamuran.

Jamur tiram sangat cocok dibudidayakan pada daerah-daerah yang suhunya relative rendah (dingin), tetapi dengan sedikit rekayasa pada daerah yang memiliki suhu tinggi pun masih dapat berproduksi. Hal ini tentu akan berdampak terhadap input biaya produksi, tetapi keuntungan akan menjadi sama apabila harga jualnya bisa lebih tinggi dan tidak perlu mendatangkan produk jamur dari daerah lain.

Kebutuhan pasar jamur tiram semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan kebutuhan gizi dan sumber makanan yang menyehatkan. Jamur tiram merupakan salah satu jenis sayuran yang jika dikonsumsi akan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, karena mengandung 9 asam amino yang tidak bisa disintesis dalam tubuh dan Polysacharida yang tinggi, sehingga cocok untuk bahan pembuatan cream, bedak atau salep untuk perawatan wajah. Bahkan berdasarkan hasil percobaan terhadap pasien yang berjerawat kronis, dengan terapi memberikan jamur tiram setiap hari selama 21 hari, hasilnya 73,5 % kondisinya membaik dan 18,2 % sembuh total. Jamur ini juga sangat bagus di konsumsi karena memiliki kandungan protein 2 x lipat lebih baik dari protein asparagus, kubis dan kentang serta 4 x lipat dari kandungan protein pada wortel dan tomat. Jamur tiram putih juga sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi dan diabetes mellitus karena 72 % kandungan dari lemak pada jamur adalah asam lemak tak jenuh. (Dikutip dari berbagai sumber)